Berikut 13 faktor yang kerap menjadi penyebab kegagalan dalam merintis usaha.
1. Tidak Memiliki Visi
Usaha yang dijalankan tanpa tujuan merupakan penyebab terbesar kegagalan. Oleh karenanya, menentukan suatu tujuan, baik untuk jangka panjang, menengah, atau pendek, adalah hal yang sangat penting dilakukan. Terlebih jika dalam menjalankan usaha, kita bekerjasama dengan satu atau beberapa rekan usaha. Menyamakan visi diawal usaha adalah suatu keharusan.
2. Lemahnya Perencanaan
Yang penting jalan dulu deh! Tapi, mau lewat mana? Pake apa? Perlu uang berapa? Disinilah pentingnya peran perencanaan. Perencanaan tidak harus rumit, tidak perlu seperti rencana perusahaan besar. Yang terpenting, bisa dijadikan pedoman untuk mencapai target. Ingat, jika gagal membuat rencana, sebenarnya kita sedang merencanakan sebuah kegagalan.
3. Terlalu Percaya Diri
Tidak semua ide besar akan booming di pasar. Sebelum ditawarkan ke konsumen, akan lebih ‘aman’ jika ide itu diuji dulu kelayakannya melalui sebuah riset atau cukup melakukan jajak pendapat sederhana kepada teman, keluarga, atau tetangga. Biarkan mereka menjawab dengan jujur dan menilai ide yang kita miliki.
4. Miskin Komitmen
Ide yang bernilai milyaran akan menjadi sia-sia jika tidak diimbangi dengan komitmen yang kuat. Banyak wirausaha yang sudah memulai usaha namun tidak memiliki waktu untuk mengelola perusahaan. Imbasnya, usaha mengalami stagnan, sulit berkembang dan akhirnya gagal. Hati-hati juga dengan keberhasilan. Seringkali keberhasilan membuat kita hanyut dalam euforia hingga melupakan komitmen.
5. Keterbatasan Dana
Salah satu penyebab kegagalan ditahun-tahun awal usaha adalah minimnya dana operasional. Seorang pemilik perusahaan, walaupun kecil, harusnya bisa menghitung berapa banyak dana yang dibutuhkan untuk memutar roda usaha selama belum menghasilkan. Siasati kondisi ini dengan struktur manajemen yang ramping, mengurangi pemborosan, meningkatkan efisiensi finansial yang berorientasi mendorong keuntungan.
6. Minimnya Kemampuan Manajerial
Banyak cerita kegagalan yang berakar dari minimnya pengalaman dan keterampilan manajerial seperti tidak mampu membuat perencanaan, salah mengelola keuangan, kurang jeli melihat pergerakan pasar, atau gagal memotivasi karyawan. Untuk mengejar ketinggalan ini, tak ada salahnya mengais ilmu dari berbagai seminar dan pelatihan manajemen. Bertukar pikiran dengan teman yang lebih dulu terjun ke dunia usaha juga dapat dilakukan untuk mendongkrak kemampuan majerial.
7. Strategi Harga Kurang Tepat
Harga merupakan kebijakan penting yang mempengaruhi tingkat penjualan. Salah menetapkan harga bisa berakibat fatal pada kelangsungan usaha. Alih-alih meraup untung banyak, justru sulit mendapatkan pembeli karena harga terlalu tinggi. Begitu pun sebaliknya, jika dipatok terlalu murah, target keuntungan semakin sulit dipenuhi.
8. Meremehkan Pesaing
Kelengahan adalah akses menuju kehancuran. Tengok saja apa yang dialami RIM dengan BlackBerry-nya. Pada 2007, RIM yang saat itu menguasai pasar telepon pintar dengan 9 juta pelanggan di seluruh dunia mengumbar keyakinan bahwa pasar BlackBerry tak akan terkikis oleh kehadiran telepon pintar keluaran Apple. RIM sangat yakin pada salah satu fitur andalan BlackBerry, BBM. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Pangsa pasar telepon pintar yang awalnya dikuasai BlackBerry justru diambil alih oleh iPhone (23%) dan Android (59%). Sedangkan pengguna BlackBerry menyusut drastis hingga tersisa hanya 6% saja
9. Kurang Promosi
Tak kenal maka tak sayang. Sebaik apapun produk yang kita miliki, akan mubadzir jika tak dikenali konsumen. Promosi adalah keharusan, apalagi jika usaha yang kita lakukan beroperasi di lokasi yang kurang strategis seperti di rumah. Promosi sangat diperlukan bukan hanya untuk membangun awareness dan meningkatkan penjualan saja, namun juga penting untuk melindungi produk dari gempuran pesaing.
10. Rendahnya Mutu Pelayanan
Salah satu kesalahan umum yang sering tejadi adalah terlalu bersemangat mendapatkan pembeli namun kurang memperhatikan mutu pelayanan. Pada gilirannya, pelanggan akan pergi karena kecewa. Kondisi ini sangat berkaitan dengan manajemen pemasaran. Menjaring dan merawat pelanggan harus berjalan seiringan.
11. SDM Bersifat Kekeluargaan
Tidak seharusnya mempekerjakan karyawan atas dasar hubungan keluarga. Cepat lambatnya perputaran roda usaha sangat tergantung dari kualitas SDM yang dimiliki. Sebelum merekrut karyawan, tentukan kriteria SDM yang dibutuhkan. Pastikan mereka yang dipilih hanyalah orang-orang yang kompeten di bidangnya.
12. Arogansi Pemilik Terhadap Keuangan Perusahaan
Nah ini dia! Banyak usaha yang sulit berkembang dan berakhir tragis karena pemiliknya mempunyai hak ‘suka-suka’ atas keuangan perusahaan. Sifat arogansi seperti ini adalah ancaman serius bagi masa depan perusahaan. Saat kepentingan pribadi ‘menuntut’ lebih, jangan pernah sekalipun melirik ‘kantong’ perusahaan. Lindungi perusahaan dari ambisi pribadi dengan menentukan penghasilan untuk diri sendiri, bisa berupa gaji tetap, atau dihitung atas dasar komisi dari omset usaha.
13. Menyerah Terlalu Dini
Gagal itu biasa. Cepat bangkit setelah jatuh adalah luar biasa. Jangan menyerah! Apakah kita bisa mewujudkan mimpi jika menyerah hari ini? Ayo bangun dan teruslah melangkah. Optimis. Saya harus bisa, harus bisa, bisa!Semua demi anak istri dan keluarga
untuk itu anda harus menghindari ke tigabelas wejangan itu supaya bisnis anda tetap berjalan lancar.
Home » All post
Inilah 10 Hobi yang Bisa Membantu Anda Hasilkan Uang
Sebenarnya, enggak ada salahnya kok menekuni hobi. Dengan keuletan dan trik khusus, hobi bisa juga lho menjadi sumber penghasilan. Kuncinya adalah jeli melihat peluang.
Berikut hobi-hobi yang dapat menghasilkan uang :
1. Web Design
Jika kamu memiliki kemampuan mendesain website, manfaatkan hal itu sebagai cara mendapatkan penghasilan. Jual keahlianmu kepada pelanggan yang berbeda-beda, mulai dari kementerian dan instansi pemerintahan hingga pelanggan individu seperti para calon legislator pada Pemilu 2014. Modalnya cuma komputer, jaringan internet dan software yang tepat untuk mendesain website.
2. Fotografi
Jika kamu memiliki karya foto yang dapat dijual, coba tawarkan ke galeri lokal atau butik-butik kecil di sekitarmu. Jika kekurangan modal untuk mencetak karya fotomu, jual saja secara online. Pastikan kamu mencantumkan perjanjian hak cipta dengan pembeli sehingga kamu enggak rugi.
Kamu bisa juga memanfaatkan keahlian dan hobi fotografimu untuk memotret pre-wedding dan pernikahan. Pilihan lainnya, menjadi fotografer dokumentasi berbagai acara seperti seminar dan konser. Modalnya memang mahal, kamera dan segala perlengkapannya. Tetapi, bayaran dari hobi ini juga besar, lho.
3. Menulis
Banyak cara untuk menyalurkan passion dalam bidang tulis menulis. Kamu bisa menjadi penulis lepas untuk berbagai media koran, majalah, website, dll. Bayaran yang akan kamu dapatkan biasanya tergantung seberapa panjang tulisanmu, per kata, atau mungkin dipukul rata per judul.
Cara lainnya, kamu bisa mulai ngeblog. Buat blog-mu dikenal dan dikunjungi banyak orang. Kemudian, manfaatkan blog-mu sebagai media untuk beriklan melalui tulisan yang kamu buat.
Kamu juga bisa menjual keahlian menulismu ke berbagai bisnis dan perusahaan. Mereka biasanya butuh tenaga penulis proposal, brosur, laporan tahunan hingga pidato.
4. Kerajinan tangan
Si jagoan pembuat kerajinan tangan tentu saja bisa memasarkan semua kerajinan mereka. Kamu bisa berjualan secara online atau dengan membuka booth di berbagai pameran dan festival. Siapa sih yang enggak suka dompet dan bros buatan tangan dengan desain unik dan original?
5. Pelatih olahraga
Jangan cuma teriak-teriak mengomentari taktik tim bola kesayangan saat menonton pertandingan. Mengapa tidak kamu salurkan bakat itu dengan melatih tim olahraga sesungguhnya?
Mulai saja dengan melatih tim olahraga di sekolah. Kemudian kembangkan jaringan ke berbagai instansi yang memiliki tim olahraga.
6. Main gitar
Daripada mellow di kamar sendirian, ambil gitarmu dan bermainlah di depan tamu restoran atau kafe. Selain menyalurkan hobi dan bakat bermusik, kamu juga akan dapat bayaran, kan? Siapa tahu, di antara pendengarmu ada produser musik yang sedang mencari bakat baru untuk diorbitkan.
Cara lainnya, mengajar musik. Bergabunglah dengan sekolah musik atau beriklan sebagai guru les musik privat.
7. Mengelola sesuatu
Jika kamu berbakat dan menikmati pekerjaan merapikan dan mengelola sesuatu, manfaatkan keahlianmu itu untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Kamu bisa mengelola usaha pindah rumah dan kantor. Jangan lupa promosi, ya!
8. Membuat kue
Enggak semua orang bisa dan menikmati membuat kue. Sementara itu, banyak orang bersedia membayar untuk sepotong rainbow cake super enak. Jadi, mulailah membuat kue dan pasarkan kue buatanmu di berbagai kesempatan, termasuk membuka toko sendiri.
9. Ajak anjing jalan-jalan
Jika kamu suka anjing tapi enggak mau ribet mengurusi mereka setiap hari, kamu bisa menawarkan diri sebagai orang yang mengajak anjing jalan-jalan. Banyak lho pemilik anjing yang malas mengajak anjing mereka keluar rumah.
Bayaranmu bisa dihitung per ekor dan jarak yang ditempuh saat jalan-jalan. Selain dapat uang, kamu juga senang kan bisa bermain dengan binatang kesayangan?
10. Belanja
Menjadi personal shopper adalah salah satu profesi yang bisa kita jalani dari hobi belanja ini. Inti profesi ini adalah klien menyewa kita untuk belanja kebutuhan dan keinginan mereka. Tugas personal shopper bisa jadi menemukan gaun yang tepat untuk acara makan malam perusahaan, lengkap dengan sepatu, tas dan aksesorisnya yang matching. Bisa juga klien hanya meminta kita mengambilkan obat di apotek atau membeli kebutuhan sehari-hari di supermarket.
Personal shopper biasanya mengenakan tarif per jam atau persentase dari total belanja sebagai balasan jasa mereka. Tipsnya, berapa pun yang dihabiskan si klien, pastikan kamu mendapatkan jumlah yang cukup untuk memuaskan hobi shopping-mu, ya!
Posted by Unknown
at 17.26,
Add Comment
Read more
Cara Mendafatkan anak Sapi Dengan Baik dan Sehat
Untuk menghasilkan anak sapi cukup kuat sehingga sapi hamil selama minimal 6 minggu sebelum beranak dikeringkan dan diberi makan sapi unik dan sangat baik kualitas dan kuantitas. Setelah anak sapi lahir, merupakan periode yang sangat kritis. Oleh karena itu pedet harus mendapat perhatian terbaik (Muljana, 1982).Manajemen pemeliharaan sapi adalah bagian dari proses menciptakan sapi berkualitas. Hal ini diperlukan untuk pengobatan yang tepat dari sapi lahir sampai usia sapi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:1. Pengobatan sapi saat lahirPengobatan betis saat lahir dilakukan ketika orangtua tidak dapat beroperasi secara optimal. Hal ini untuk menjaga sifat atau perilaku hewan itu tidak dirugikan. Bantuan dapat diberikan dengan tindakan yang tepat perilaku hewan tersebut. Pertama membersihkan semua lendir yang ada di mulut dan hidung seperti yang ada dalam tubuh, menggunakan handuk (kain) bersih. Buat pernapasan buatan jika daging sapi tidak bisa bernapas. Kemudian memotong panjang tali pusar 10 cm dan dicat dengan yodium untuk mencegah infeksi dan terhubung. Biarkan kering dasar jerami. Dan jangan lupa untuk memberikan kolostrum sesegera mungkin dalam waktu 30 menit setelah lahir (Imron, 2009).2. MakananAnak Makan Sapi / Calf diharapkan sebanyak mungkin untuk mendapatkan nutrisi yang optimal. Nutrisi yang baik selama betis masih akan memberikan nilai positif menyapih, perawan dan siap menjadi bibit prima. Jadi dapat mencapai produktivitas yang optimal.a. Sapi proses pencernaan betis.Menurut Imron 2009, untuk dapat melaksanakan program-program di betis makan, yang terbaik adalah bahwa kita harus terlebih dahulu memahami struktur dan pengembangan saluran pencernaan betis. Pengembangan saluran pencernaan yang akan menyebabkan langkah-langkah nutrisi yang tepat. Sejak kelahiran perut sapi sexsy'd seperti empat, yaitu: rumen (lambung handuk), endoplasma (setelah dikurangi perut), omasum (perut buku) dan abomasum (perut sejati). Pada awal ketika dia lahir hanya abomasum sapi telah bertiup, kapasitas abomasum sekitar 60% sampai 8% dan kenaikan nanti.Berbeda dengan aslinya Rumen 25% berubah menjadi 80% sebagai orang dewasa. Waktu hanya akan mengkonsumsi susu sapi kecil sedikit demi sedikit dan secara bertahap mengkonsumsi daging sapi pemula (berkonsentrasi untuk pertumbuhan awal akan padat gizi, serat kasar rendah dan tekstur lembut) dan kemudian belajar untuk mengkonsumsi rumput.
Posted by Unknown
at 21.19,
Add Comment
Read more
Cara Beternak Burung Merpati
Burung merpati merupakan jenis burung yang bisa dilepas atau diumbar
dengan bebas sehingga kita tak perlu harus selalu mengurungnya di dalang
kandang. Hal ini demikian karena burung merpati akan kembali menuju
kandangnya sendiri, itulah mengapa pada zaman dahulu burung merpati
sering dimanfaatkan sebagai pengantar pesan atau merpati pos. Burung
merpati termasuk jenis burung yang perawatannya cukup gampang. Untuk
melacak keberadaannya sendiri ketika dilepaskan juga tidak terlalu
sulit. Bagi anda yang ingin mulai beternak burung merpati, ada
baiknya mengetahui dulu cara-caranya. Selain itu, ketahui pula ciri-ciri
indukan merpati yang bagus dan unggul agar mendapatkan keturunan unggul
pula.
Untuk indukan, pilihlah merpati yang telah berumur cukup. Ciri-ciri merpati yang bagus untuk indukan adalah sebagai berikut:
Pastikan
burung merpati yang anda pilih itu sehat kondisinya. Ciri merpati sehat
diantaranya ujung bagian sayapnya tidak nampak turun atau istilahnya
melor, mempunyai bulu cukup bagus, dan ketika anda tangkap menggunakan
tangan menunjukkan reaksi perlawanan yang besar.
Usahakan
untuk tidak membeli merpati yang sudah berumur tua. Bagi anda yang
berniat membeli burung merpati untuk diternak atau sekedar disembelih,
hal ini tidak disarankan.
Daging di area paruh nampak tidak terlalu tipis. Di bagian lubang hidungnya terdapat kerutan daging yang juga tidak tipis.
Ketika
hendak memilih burung merpati diantara berbagai pilihan merpati yang
berada dalam satu sangkar, usahakan untuk tidak terlalu dekat atau
amatilah dengan agak menjauh ke belakang. Selanjutnya amati tingkah laku
burung merpati tersebut. Pilihlah merpati yang terlihat paling dominan
atau seolah yang paling menguasai sangkar tersebut diantara lainnya.
Pelajari
juga ciri-ciri induk betina dan pejantannya. Kalau pejantan umumnya
memiliki paruh lebih tebal, melebar, dan ukurannya lebih besar; pejantan
kepalanya lebih panjang dan besar; dan apabila didekatkan dengan betina
atau pejantan lain, ia akan membekur.
Sistem Kurung dan Lepas Kandang
Beternak burung merpati sendiri sebenarnya susah-susah gampang. Berdasarkan metodenya, beternak burung merpati
terbagi atas dua metode. Yang pertama adalah sistem kurung, dan
berikutnya adalah sistem lepas kandang. Sistem kurung sebenarnya tidak
terlalu maksimal dalam prakteknya karena merpati tidak bisa keluar atau
bebas lepas dari sangkarnya. Sedangkan burung merpati sendiri adalah
jenis burung yang suka bersosialisai dengan cara terbang bebas dan
mondar-mandir kesana-kemari. Namun, apabila memang anda berniat memilih
metode kurung ini, maka usahakan agar sangkarnya diperbesar.
Bagi anda yang baru saja membeli burung merpati dari pasar, tentu tidak
bisa langsung melepas burung tersebut. Sebaiknya kurung dan beri pakan
terlebih dahulu burung merpati tersebut selama beberapa hari. Selama
dalam sangkar tersebut, lem atau beri lakban / isolasi pada sayap burung
tersebut, tapi usahakan agar tidak merusak bulu-bulu sayapnya. Setelah
beberapa hari buka lem pada sayapnya dan biarkan untuk pertama kalinya
burung tersebut keluar sendiri dari sangkarnya. Menjelang malam, apabila
burung merpati sudah mengetahui jalan kembali pulang ke sangkarnya, itu
berarti sudah ada kemajuan. Biarkanlah hal ini berulang berkali-kali
selama beberapa hari sampai memungkinkan untuk dilepas.
Makanan
Untuk makanan yang diberikan, pilihan pakan yang tepat adalah dari jenis
biji-bijian seperti jagung dan kacang hijau. Merpati sangat menggemari
biji-bijian jenis ini. Merpati dewasa umumnya membutuhkan pakan sekitar
150 gram dalam sekali makan untuk sepasangnya (masing-masingnya 75
gram). Usahakan untuk memeriksa kondisi makanan dan ketersediaan
minumannya dalam kandang. Kandang merpati sendiri sebaiknya selalu anda
perhatikan agar senantiasa bersih dan terjaga kesehatannya
Mengawinkan
Dalam beternak burung merpati, proses penjodohan merpati sebenarnya tidak terlalu susah. Untuk mengawinkan merpati ada trik-trik yang perlu diketahui.
Pertama,
kumpulkan beberapa burung merpati dalam satu sangkar selama seminggu
lamanya, hal ini untuk mengetahui terbentuknya pasangan diantara
beberapa burung tersebut. Pasangan merpati yang telah terbentuk tidak
akan lagi terpisah kecuali kalau memang sengaja dipisahkan. Bila sudah
demikian, pisahkan pasangan merpati tersebut ke dalam suatu sangkar
tersendiri.
Setelah mengandangkan pasangan merpati yang telah terbentuk tadi ke dalam satu sangkar, tutup sangkar (pagupon) di malam hari.
Menjelang
pagi, mandikan burung dan jemur di bawah cahaya matahari. Lebih bagus
bila pejantan dan betina dipisahkan ketika dimandikan, namun masih dalam
satu sangkar. Setelah kering, masukkan kembali burung ke dalam
sangkarnya dan beri makan.
Anda
bisa mengulangi langkah kedua hingga keempat sampai sekitar 3 hari. Hal
ini dilakukan agar pasangan burung tersebut bisa ‘jodoh’ atau istilah
jawanya templek. Perlu anda ketahui bahwa ketika kondisi templek atau
jodoh sudah terjadi, bagi anda yang ingin mengikutsertakan merpati dalam
adu balap merpati, mungkin inilah saat yang tepat. Dalam kondisi
templek, indukan pejantan biasanya akan bersikap agresif dan selalu
membuntuti betina kemanapun ia pergi. Sehingga bila sudah mencapai
kondisi ini, pejantan sudah dapat dilepas dan ia akan mampu melacak
betinanya. Hal ini berlangsung sampai burung tersebut bertelur.
Ketika merpati sudah siap untuk bertelur, anda bisa membantu burung
tersebut untuk melancarkan proses pengeramannya. Yang dimaksudkan
disini, sediakan ranting-ranting kecil semacam kayu-kayuan, jerami,
tali-tali bekas, batang lidi, atau sejenis itu di sekitar sangkar yang
sekiranya dapat dirangkai oleh merpati untuk dijadikan alas pengeraman
telur. Burung merpati memiliki kemampuan untuk melacak benda-benda
tersebut untuk kemudian dirangkainya sendiri menjadi alas pengeraman.
Pengeraman telur
Setelah merpati bertelur, proses selanjutnya yang dilalui adalah
pengeraman telur. Burung merpati hanya mengerami telurnya selama kurang
lebih 19-22 hari saja. Selama itu, tidak semua telur merpati akan
menetas. Seekor burung merpati biasanya hanya menghasilkan 2 telur saja,
3 telur biasanya cukup jarang. Ketika telur sudah menetas, berilah
pakan sejenis jagung yang teksturnya lebih halus pada burung indukan. Si
induk kemudian akan menyuapkan pakan tersebut pada piyik yang baru
menetas tadi. Setelah kira-kira 2-3 minggu berselang, induk merpati
tersebut akan mulai bertelur kembali. Bila anda bermaksud untuk
mengkonsumsi anak merpati tersebut, tunggulah sampai umurnya mencapai
kira-kira 4-5 minggu. Bila anak merpati tersebut hendak dipelihara terus
agar bertelur, maka pisahkan piyik dari induknya setelah ia berumur
sekitar 6-7 minggu. Tempatkan ia menjadi satu kandang jantan serta
betina agar telurnya bisa menetas. Sekedar anda ketahui bahwa telur yang
berasal dari merpati betina tanpa melalui proses perkawinan tidak akan
dapat menetas menjadi anak piyik.
Itulah sekilas tips dan informasi yang bisa anda ketahui untuk beternak burung merpati.
Selain bisa dijadikan hobi, ternak merpati untuk konsumsi juga cukup
menguntungkan karena daging merpati merupakan salah satu sumber protein
yang tinggi. Selamat dapat bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)


